Search
  • Apni Jaya Putra

Nokia Benar Tapi Kalah

CEO Nokia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan ini “kami tidak melakukan kesalahan apapun, tapi entah bagaimana, kami kalah”. Selama konferensi pers untuk mengumumkan NOKIA diakuisisi oleh Microsoft, CEO Nokia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan ini "kami tidak melakukan kesalahan apa pun, tetapi entah bagaimana, kami kalah". Setelah mengatakan itu, semua tim manajemennya, termasuk dirinya, menangis sedih.


Nokia telah menjadi perusahaan yang terhormat. Mereka tidak melakukan kesalahan dalam bisnis mereka, namun, dunia berubah terlalu cepat. Lawan mereka terlalu kuat.

Mereka ketinggalan pelajaran, ketinggalan perubahan, dan dengan demikian mereka kehilangan kesempatan untuk menjadi besar. Mereka tidak hanya kehilangan kesempatan untuk mendapatkan uang besar, mereka juga kehilangan kesempatan untuk bertahan hidup.


Dalam teori disrupsi digital mereka tidak dapat mengantisipasi perubahan produk ke platform. Ada tiga kesalahan manajemen Nokia pada saat itu. Pertama tidak mengapresiasi kemungkinan yang terjadi pada platform. Apple selain menjual produk mereka menjual platform. App Store adalah platform, Stave Job hanya berinvestasi pada pengembangan platform, pihak ketigalah yang mengisi berbagai aplikasinya.

Kedua, Nokia gagal memelihara posisinya sebagai pemimpin market global. Nokia hanya berorientasi pada perangkat dan terlalu percaya pada sistem operasi Symbian. Sementara Google mengembangkan sistem operasi yang terbuka dan memberikan pihak lain untuk mengembangkan perangkat. Pasar Nokia terdisrupsi oleh Samsung.

Ketiga, Nokia tidak mengembangkan ekosistem di sekitar produk mereka. Pemikiran manajemen Nokia sangat linear pada saat itu. Sementara Apple menyiapkam ekosistem i-Tunes untuk platform pendengar music dan apple tv untuk pemutar video. Nokia lupa, bahwa ekosistem lah yang akan membesarkan produk.


Pesan dari cerita ini adalah, jika Anda tidak berubah, Anda akan dikeluarkan dari kompetisi. Tidak salah jika Anda tidak ingin mempelajari hal baru. Namun, jika pikiran dan pola pikir Anda tidak dapat mengejar waktu, Anda akan tersingkir.


Kesimpulan: Keuntungan yang Anda miliki kemarin, akan digantikan oleh tren hari esok. Anda tidak perlu melakukan kesalahan apapun, selama pesaing Anda menangkap ombak dan melakukannya dengan BENAR, Anda bisa kalah dan gagal. Untuk mengubah dan meningkatkan diri sendiri adalah memberi diri Anda kesempatan kedua. Dipaksa oleh orang lain untuk berubah, sama saja seperti dibuang. Mereka yang menolak untuk belajar & berkembang, pasti suatu hari akan menjadi mubazir & tidak relevan dengan industri. Mereka akan belajar pelajaran dengan cara yang sulit & mahal! (AJP)



129 views0 comments